KM × LOKADAYA
HARI 1 · Seri Fondasi · Gelombang 1 & 2
Mobilisasi Sumber Daya berbasis Pengelolaan Pengetahuan

Mobilisasi Sumber Daya
itu Soal Pengetahuan

Saat pengetahuan bertemu, daya bersama bertumbuh.

CCES × Sekretariat LokadayaProgram CO-EVOLVE 2Daring · 13.30–16.00 WIB
Peta perjalanan

Dua hari, satu busur: dari aset yang diam ke daya yang mengalir

Hari ini kita melihat ke dalam. Besok kita mengalirkan ke luar.

Empat tahap ini satu busur: dari menyadari aset yang diam, sampai menyatukannya jadi daya bersama.
Titik balik

Ada sumber daya yang mengecil saat dibagi. Ada yang membesar.

Bayangkan satu sumber daya dibagi ke empat lembaga sekaligus.

¼ bagian
Lembaga A
¼ bagian
Lembaga B
¼ bagian
Lembaga C
¼ bagian
Lembaga D
Dibagi empat, tiap lembaga dapat lebih sedikit. Uang mengecil saat dibagi.

Uang menyusut dibagi. Pengetahuan sebaliknya, makin banyak dibagi makin besar hasilnya

Cermin

Kita lemah di yang kita kejar. Kita kaya di yang kita abaikan.

Dua logika sumber daya yang berlawanan, dan kita salah memilih lapangan bertanding.

Dua kartu, dua logika sumber daya yang berlawanan.

KM memindahkan kita dari lapangan kelangkaan ke lapangan kelimpahan

Reframe

"Cari dana" hanya puncak gunung es

Lokadaya sendiri menyimpulkan, penulisan proposal hanya sebagian kecil pekerjaan mobilisasi. Selebihnya ada di bawah permukaan.

yang terlihat
Proposal & Anggaran~15% pekerjaan
◇
Komunikasi

membangun hubungan sebelum ada panggilan proposal

◇
Riset & Data

bukti dampak, profil calon mitra, siapa mendanai apa

◇
Sistem Internal

kontak dan dokumen yang mudah ditemukan saat dibutuhkan

◇
Kekuatan Jejaring

siapa mengenal siapa, siapa bisa merekomendasikan Anda

Keempatnya, persis, adalah pekerjaan Pengelolaan Pengetahuan.
Dasar

Punya data belum berarti punya pengetahuan

Sumber daya pengetahuan tumbuh bertingkat. Yang bisa dibagi dan dimobilisasi ada di tingkat atas.

Kebijaksanaantahu kapan & mengapa
Pengetahuantahu caranya
Informasisudah diberi makna
Datacatatan mentah
Mobilisasi sumber daya bekerja di dua tingkat atas: pengetahuan yang bisa dibagi, dan kebijaksanaan yang menjaga arah.
Mesin pengetahuan · SECI

Pengetahuan tumbuh lewat empat gerak perpindahan

Model SECI (Nonaka & Takeuchi). Tacit yang di kepala dan eksplisit yang tertulis saling berpindah lewat empat gerak ini.

Sosialisasi · tacit ke tacit. Berbagi lewat bertemu dan praktik bersama. Contoh: pegiat muda ikut turun lapangan bersama senior.
Ba · ruang bersama tempat keempat gerak ini hidup. Pertemuan, ruang belajar, dan platform jejaring adalah Ba bagi Lokadaya.
◷Buka Siklus SECI interaktifknowledgemanagement.id/toolkit/siklus-seci→
The KM Process

Dari teori ke mesin kerja: empat tahap yang berputar

SECI menjelaskan cara pengetahuan berpindah. KM Process menjadikannya kerja harian, empat tahap yang terus berputar.

terus
berputar
Acquire · Pengumpulan. Menangkap pengetahuan dari pengalaman, orang, dan kegiatan. Contoh: mencatat pelajaran tiap selesai program.
⚙Buka Mesin Pengetahuan interaktifknowledgemanagement.id/toolkit/the-km-process-mesin-pengetahuan→
Cermin jejaring

Di organisasi Anda, pengetahuan paling macet di mana?

Pilih satu, jujur saja.

Jawaban Anda akan disandingkan dengan rata-rata 43 organisasi anggota lain

Rata-rata mandiri · 43 organisasi anggota (skala 1–5)

Menangkap2,93
Mendokumentasikan3,00
Menyirkulasikan2,81 terlemah
Memakai ulang3,24

Titik terlemah se-jejaring adalah sirkulasi. Pengetahuan tercatat, tapi tidak mengalir. Justru di situlah alasan Lokadaya ada.

Ekosistem

Sirkulasi putus berarti ekosistem belum menyambung

Roda tiap lembaga berputar sendiri. Yang belum terjadi adalah menyambungkannya.

Lembaga di Ternatepunya cara menang dukungan pemda
Lembaga di Kupangbutuh cara yang sama

Satu lembaga berbagi, dua lembaga menguat. Tidak ada yang kehilangan.

Peta konsep

Satu benang: dari tahu menjadi daya

Semua konsep tadi menyambung jadi satu alur, dari tingkatan data sampai jalan mobilisasi yang nyata.

tingkatDIKW→
teoriSECI + Ba→
mesinKM Process→
jalan6 Pilar
Empat konsep, satu benang: menaikkan pengetahuan, memindahkannya, menjadikannya kerja, lalu memakainya untuk menggalang daya.
Peta jalan

Enam pilar KM untuk mobilisasi sumber daya

Enam pilar ini jalan mobilisasi sumber daya kita. Hari ini kita selami dua yang pertama.

Hari 1Hari 2Benang reflektif
Pilar 01

Anda sudah kaya. Asetnya hanya belum dinyalakan.

Organisasi Andatampak biasa saja?
Pengalaman lapangan
Jejaring relasi
Kepakaran tim
Kepercayaan publik
Praktik baik & inovasi

Modal mobilisasi bukan hanya uang

Mobilisasi sumber daya adalah kemampuan mengenali dan memanfaatkan seluruh aset, bukan hanya uang.

Masalahnya, aset non-finansial jarang dipetakan. Ia ada, tapi gelap.

Pilar 01

Lima kategori modal, semua membesar saat dibagi

Lima kategori modal ini sama pentingnya, dan justru menguat setiap kali dibagi ke lembaga lain.

Lima modal ini jarang disadari sebagai aset, padahal justru inilah yang paling sulit ditiru lembaga lain.
Pilar 02

Kita tahu lebih banyak daripada yang bisa kita katakan

Sebagian pengetahuan mudah ditulis. Sebagian lagi tersembunyi di kepala, dan justru itulah yang paling bernilai.

Yang terlihat (eksplisit)

Laporan kegiatan, daftar kontak, foto dokumentasi.

Yang tersembunyi (tacit)

Cara membaca calon mitra. Alasan tak tertulis kenapa dulu berhasil. Nomor kunci di kepala satu orang. Kepekaan kapan harus menunggu, kapan harus menekan.

Inilah yang paling bernilai, dan paling mudah menguap.

Pilar 02

Di mana pengetahuan organisasi Anda bocor?

Pengetahuan mengalir lewat empat tahap. Bocor di satu titik, seluruh rantai putus.

tahap 1Menangkap→
tahap 2Dokumentasi→
tahap 3Sirkulasi→
tahap 4Pakai ulang

Ekosistem

Tacit yang menguap adalah milik bersama yang bocor

Pengetahuan kolektif jejaring punya dua nasib yang mungkin: dipagari lalu hilang, atau dijaga sebagai milik bersama.

→
Platform Lokadaya dan kader pengetahuan adalah cara menjaga milik bersama ini. Kita bahas besok.
Pilar 06 · benang hari ini

Loop yang membuat setiap upaya jadi pelajaran

AAR
after-action review
Empat pertanyaan ringan. Menang atau kalah, keduanya jadi bahan perbaikan.

Hari ini kita menanamnya sebagai kebiasaan. Di Klinik, loop inilah yang memimpin.

Jembatan

Hari ini kita menangkap. Besok kita mengalirkan.

Roda SECI Anda sudah berputar di dalam. Besok kita sambungkan ke jejaring.

Hari 1menangkap aset dan pengetahuan Anda
Hari 2mengalirkannya jadi daya bersama
Bekal pulang · Hari 1

Yang Anda bawa pulang hari ini

Peta Aset Tersembunyi

Lima kategori modal organisasi Anda, kini terlihat.

Diagnostik Kebocoran

Skor jujur di tahap mana pengetahuan Anda paling rentan bocor.

Kebiasaan loop

Empat pertanyaan yang mengubah setiap upaya jadi pelajaran.

Dua instrumen di bawah ini membawanya jadi latihan nyata, bahan untuk diskusi kelompok.

Toolkit
Praktik individu
Diagnostik Kebocoran + Peta Aset Tersembunyi
knowledgemanagement.id/toolkit
Studi Kasus
Breakout kelompok
"Otak yang Pergi", diagnosis bersama
knowledgemanagement.id/toolkit
Sampai jumpa di Hari 2

Pengetahuan Anda adalah bahan baku daya bersama

Besok: dari pengetahuan ke jejaring dan aksi.

Busur kita: Hari 1 & 2 → Masa Praktik menyusun Berkas → Klinik menyatukannya jadi daya bersama.