Knowledge in Action · Studi Kasus Interaktif
knowledgemanagement.id/toolkit
Studi Kasus 1 · Sesi 1 · Klien Pertama

Yayasan Sehat Bersama — Program yang Hilang

Partisipasi vaksinasi jauh di atas target, tapi RAHASIA di baliknya ikut pergi bersama satu orang. Diagnosis klien pertama Anda sebagai Tim Konsultan KM.

⏱ 20 menit · 3 kelompok x 5 peserta Sesi 1 — Tahap Himpun (kesadaran)
Level 1 dari 8 — Keahlian baru: Pengamat Pola (Piramida DIKW)

Identitas Kelompok

3 kelompok tetap (5 peserta/kelompok) berperan sebagai Tim Konsultan KM Pendamping OMS — mengambil 1 klien baru tiap sesi, membawa serta semua keahlian dari klien-klien sebelumnya. Pilih kelompok yang sama di setiap sesi supaya portofolio Anda berlanjut.

Kelompok 1
Kelompok 2
Kelompok 3
🎓 Portofolio Konsultan KM Anda
Pilih kelompok Anda dulu untuk melihat portofolio klien yang sudah Anda tangani.
🗺️Di Kertas Plano: Peta Jaringan Pengetahuan Tim

Kerjakan dulu bersama kelompok di kertas plano (±15 menit) — baru pindahkan hasil akhirnya ke form digital di bawah.

✏️ Peta ini adalah dasar untuk memilih level DIKW yang hilang di form digital.

📖 Klien Baru Anda

Selamat datang di klien pertama Anda sebagai Tim Konsultan KM Pendamping OMS: Yayasan Sehat Bersama. Tiga tahun lalu, yayasan ini menjalankan program vaksinasi di 12 desa dengan partisipasi jauh di atas target. Koordinator Program yang memimpinnya dikenal sangat piawai mendekati tokoh adat dan bidan desa — enam bulan lalu ia resign pindah kerja, tanpa proses transisi formal. Kini Direktur Yayasan Sehat Bersama ingin mereplikasi program serupa di kabupaten lain. Masalahnya: tidak ada satu dokumen pun yang menjelaskan BAGAIMANA partisipasi tinggi itu tercapai — hanya laporan angka akhir yang tersimpan rapi di Drive. Direktur bertanya langsung ke kelompok Anda: "Kalau saya minta tim baru mengulang keberhasilan itu bulan depan, apa yang sebenarnya harus mereka tahu — dan dari mana saya bisa dapatkan itu sekarang?"

Langkah 1 — Diagnosis dengan Piramida DIKW

Diskusikan: di level mana sebenarnya pengetahuan paling penting dari kasus ini HILANG? Pilih satu, lalu jelaskan alasan kelompok Anda.

Data
angka mentah — jumlah peserta per desa
Informasi
data yang diolah — laporan partisipasi per desa
Pengetahuan
pola yang dipahami — 'pendekatan ke tokoh adat dulu, baru ke bidan desa'
Wisdom
intuisi kapan & bagaimana menerapkan pola itu di situasi yang berbeda-beda

Langkah 2 — Diagnosis Kerapuhan Organisasi

Beri skor 1 (Tidak Sesuai) – 5 (Sangat Sesuai) untuk kondisi Yayasan Sehat Bersama SAAT INI, dari sudut pandang konsultan yang baru mengenal mereka.

1. Yayasan Sehat Bersama punya cara terdokumentasi untuk mewariskan ilmu saat staf senior resign
1
Tidak Sesuai
2
Kurang Sesuai
3
Netral
4
Sesuai
5
Sangat Sesuai
2. Staf merasa aman melaporkan kegagalan tanpa takut dihukum
1
Tidak Sesuai
2
Kurang Sesuai
3
Netral
4
Sesuai
5
Sangat Sesuai
3. Tim tahu "cara unik" siapa mengerjakan apa — bukan cuma "tugas siapa apa"
1
Tidak Sesuai
2
Kurang Sesuai
3
Netral
4
Sesuai
5
Sangat Sesuai
4. Ada waktu khusus untuk mendokumentasikan pembelajaran, bukan cuma sela-sela
1
Tidak Sesuai
2
Kurang Sesuai
3
Netral
4
Sesuai
5
Sangat Sesuai
5. Pengetahuan penting tidak hanya ada di kepala 1-2 orang kunci
1
Tidak Sesuai
2
Kurang Sesuai
3
Netral
4
Sesuai
5
Sangat Sesuai

Langkah 3 — Hero vs Mentor

Konsep Hero vs Mentor: seorang Hero menyelesaikan masalah sendirian dan pergi membawa ilmunya; seorang Mentor sengaja menularkan ilmunya ke orang lain sebelum pergi.

Hasil Diagnosis Kelompok Anda — Klien: Yayasan Sehat Bersama

🔺 Level DIKW yang Hilang

🎭 Hero vs Mentor

0 / 25
—

✅ Rekomendasi Awal untuk Yayasan Sehat Bersama

🧭 Catatan Fasilitator

Kasus ini bukan cerita langka — ia mencerminkan pola nyata di data pra-pelatihan.

📊 Terhubung ke data nyata: dari 11 peserta yang mengisi asesmen pra-pelatihan Knowledge in Action, skor rata-rata dimensi Himpun ada di 3.56/5, tapi pernyataan spesifik soal "risiko pengetahuan hilang jika staf senior resign" turun ke 2.67/5 — nyaris persis situasi Yayasan Sehat Bersama yang baru saja kelompok Anda diagnosis.

Riwayat Tersimpan di Perangkat Ini (0)

▾